Penggunaan Linmaster dalam peningkatan hasil belajar sejarah

Penggunaan Linmaster[/caption

Pendahuluan

Pembelajaran IPS Sejarah secara umum adalah pembelajaran yang kurang diuntungkan. Mengapa?. Jawabannya mengarah kepada satu kata “Bosan“. Ya siswa-siswi akan berkata “pak bosan belajar sejarah, materinya itu..itu saja”. Bukan itu saja, pasti siswa-siswi akan merasa malas untuk belajar Sejarah. Menurut M.Uzer Usman dalam bukunya menjadi guru propesional mengarakan bahwa : “mengajar merupakan suatu perbuatan yang memerlukan tanggungjawab moral yang cukup berat”. Berhasilnya pendidikan pada siswa sangat bergantung pada tanggungjawab guru dalam melaksanakan tugasnya”. ( M.Uzer Usman.hal: 3). Dari pernyataan inilah maka setiap guru harus memiliki kesungguh-sungguhan dalam mendidik dan mengajar.

Ucapan siswa yang mengatakan belajar sejarah membosankan, harusnya disikapi dengan tanggungjawab guru untuk menciptakan suatu pembelajaran yang menyenangkan. Guru berupaya dalam mengemban tanggungjawab mengajar dengan pembelajaran yang PAEKO GEMUK yakni : pembelajaran aktif Eksploratif Kontekstual Gembira Efektif Memaknai dan Unjuk Kerja. Intinya adalah jika guru bertanggungjawab dalam mengajar maka jadikan pembelajaran kita memiliki nilai lebih buat siswa-siswi kita.

Mengapa Linmaster?

Linmaster adalah Lingkaran materi Sejarah berkarakter, yakni media lingkaran yang mewakili materi-materi sejarah. Lingkaran yang diarsir dengan warna-warni yang berbeda dan dinomorkan mulai dari 1 hingga 16. Disamping materi lambang arsir dan nopmor ini diterjemahkan dengan 16 karakter pembangun kepribadian mulia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s