lmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang diajarkan di kelas-kelas hakikatnya menjadikan siswa dapat memiliki kemampuan berpikir kreatif. Berpikir kreatif adalah menghubungkan informasi-informasi yang diketahui dan informasi tugas. Guru meminta siswa menghubungkan informasi-informasi yang diketahui dan informasi tugas yang harus dikerjakan, sehingga tugas itu menjadi hal baru bagi siswa (Pehkonen, 1997).

Bermula dari pernyataan Pehkonen itu, penulis menerapkan suatu bentuk alternatif pembelajaran IPS dalam mengeksplorasi kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan “metode balon”. Metode ini sebagai alternatif mengajar IPS kajian ekonomi pada materi kreativitas dan kemandirian dalam kegiatan ekonomi, menyadarkan siswa-siswi untukmengeksplorasikan kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan permasalahan ekonomi. Metode balon adalah metode belajar yang menerapkan berpikir, aktif, laga, outdoor, dan normatif. Ini bisa diartikan metode belajar yang menerapkan kemampuan berpikir aktif dalam memecahkan permasalahan, aktif menemukan ide-ide baru dengan konsep dilagakan (dikompe-tisikan) di luar ruang yang semuanya menemukan norma-norma ilmu pengetahuan dan budi pekerti.

Metode ini disampaikan menggunakan media balon games (permainan balon), terdiri atas 4 permainan atau games.
Bosowa (balon soal jawab). Permainan ini menumbuhkan kreativitas menjawab soal di dalam balon yang dipilih siswa. Soal didapatkan dengan memecahkan balon lebih dulu. Bagasi (balon gambar bernarasi). Permainan ini menumbuhkan ketelitian, ketepatan, dan dapat mengeksplorasi gagasan-gagasan baru siswa. Gambarditampilkan dalam potongan-potongan puzzle yang harus didapatkan dengan memecahkan balon yang ditiup sampai pecah, disusun, kemudian didiskusikan dalam kelompok, lalu disimpulkan dalam bentuk eksplorasi PNM (positif, negatif, dan menarik), mencari nilai positif-negatif. Dari kedua nilai ini ditarik sisi menariknya sebagai gagasan baru yang unik.

Bokasi (balon kasus korupsi). Permainan ini seru dan mengasyikkan karena akan terjadi perdebatan sengit di setiap kelompok tentang kasus korupsi dan hukuman apa yang setimpal untuk korupsi di aspek ekonomi bangsa. endapatkan contoh kasus juga dengan rintangan meledakkan balon inipun mengasah kreativitas siswa. Battis (balon teka teki silang). Permainan ini diawali dengan menemukan balon-balon yang di dalamnya ada kertas TTS di sembunyikan di sekitar lingkungan sekolah. Kelompok-kelompok siswa disuruh mendapatkannya. Setelah dapat balon dipecahkan lalu kertas TTS diisi sertadikoreksi jawabannya bersama-sama.

Dalam pembelajaran dengan metode dan permainan balon ini, penulis mendapatkan data konkret manfaat yang besar terhadap peningkatan berpikir kreatif dari pembelajaran IPS kajian ekonomi, di antaranya Terjadi peningkatan yang signifikan dari tes kemampuan berpikir kreatif sebelum dan sesudah menerapkan metode dan permainan balon.

Terjadi peningkatan yang signifikan dari nilai harian siswa.

Terjadi peningkatan semangat dan motivasi belajar siswa dengan suasana senang, menegangkan (karena balon harus dipecahkan), dan mengandung nilai-nilai normatif semisal antikorupsi dan kejujuran.

Menggunakan media balon sangat fleksibel karena ringan, mudah digunakan, punya suara keras saat meledak, yang semuanya membantu untuk lebih memusatkan perhatian siswa terhadap materi yang disampaikan.

Adanya suasana laga atau kompetisi antarkelompok dengan reward bagi pemenang dan punishment bagi yang bermain curang. Ini menambah ceria pembelajaran yang disampaikan. Kelompok-kelompok siswa mengumpulkan poin dan hadiah serta memperkecil peluang untuk curang karena akan kena punishment atau hukuman dan pengurangan nilai. Nilai-nilai inilah yang terus ditekankan dalam alternatif pembelajaran ini.

Semoga metode dan permainan balon ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan guru untuk menemukan, menciptakan, serta mengaplikasikan potensi kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran sehingga menjadi semakin menyenangkan, memudahkan, dan bermakna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s