A. 4 Alasan dahsyat guru harus ngeblog
Sebelum saya memaparkan inti dari tulisan saya yang berjudul “4 Alasan dahsyat guru harus ngeblog, izinkanlah saya memaparkan kesan mengikuti pelatihan blog guru di Islamic Centre 30 Oktober 2011. Setelah mengikuti pelatihan blog guru menuju guru yang kreatif adalah : ” Saya menyadari akan pentingnya blog sebagai media pembelajaran. mengapa demikian?. Jawabannya adalah : dengan blog guru akan menjadi narsis dan berbagi. Narsis dan berbagi untuk pengetahuan, pengalaman, dan informasi sangat penting. Karena guru adalah tokoh perubah yang mampu merubah keadaab negara ini. Dan hanya dengan blog lah guru akan eksis sebagai pemberi informasi yang di baca oleh ribuan pasang mata di dunia maya. Karena itu saya sangat beruntung ikut pelatihan blog ini.
Jadi alasan dahsyat guru harus nge-blog adalah :
1. APIK ( Aktif Posting Internet Kecerdasan) maksudnya adalah Jika guru aktif dalam memposting semua informasi, tulisan, materi pembelajaran dan pengalaman mengajar di Internet maka mendatangkan kecerdasan bagi diri dan orang lain. Inilah guru APIK
2. JITU ( Jadikan Internet Terampil Unggul) maksudnya guru JITU adalah dengan menjadikan internet sebagai media pembelajaran (dengan Blog pembelajaran) akan menjadikan guru tersebut terampil dalam menulis, sebagaimana Om Jay katakan : ” Menulislah setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi” ( dikutip dari buku menulislah setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi). Apa yang dapat kita buktikan?. Yakni : terampil menulis karena pepatah mengatakan : ” Alah bisa karena biasa”. Lalu guru yang menjadikan internet senagai media pembelajaran akan unggul. Unggul dalam media pembelajaran, unggul dalam model pembelajaran dan unggul akan hasil pembelajaran. Tentunya murid-muridnya akan menjadi murid yang unggul juga.Guru JITU dengan nge-Blog
3. AJIB ( Akan Jenius Internet Blog). Maksudnya : Syarat menjadi guru jenius hanya satu : gunakan internet dan tulislah Blog maka guru akan jenius. Jadi jika mau jenius jadi guru, maka aktiflah ngenet dan ngeblog, tentunya ngenet dan ngeblog yang berkait dengan materi pembelajaran.
4. BAGUS ( Blog Anda Gembirakan Unggulkan Siswa). Dengan guru aktif ngeblog, maka siswa akan gembira dalam belajar karena blog anda membantu siswa dalam memahami materi pelajaran, dan menjadikan siswa anda unggul dari siswa lainnya. Subhanallah.
4 alasan ini (APIK, JITU, AJIB, dan BAGUS) memberikan kedahsyatan bagi guru untuk mau melek nge-blog. Setuju?. Okelah kalau begitu he..he…he…

B. Guru kreatif = guru nge-blog

Apa yang dikatakan sebagai kreatif?. Dalam buku kamus praktis Bahasa Indonesia, yang dikatakan kreatif itu adalah sikap yang menciptakan dari hasil buah pikiran atau kecerdasan manusia.( Leonardo D. Massam hal.210). Jadi guru yang kreatif adalah guru yang menciptakan sesuatu dari hasil kecerdasannya.Kreatifitas yang dihasilkan adalah bukti bahwa guru tersebut memiliki keperdulian akan kemajuan siswa-siswinya disamping bukti profesionalitasnya sebagai guru. Bagaimana ciri guru yang kreatif itu?. Minimal ada 3 ciri : 1. Suka menghayal (berimajinasi), tentunya imajinasi yang berkaitan dengan pertanyaan, bagaimana menghasilkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan?. 2. Suka bereksperimen atau suka melakukan PTK atau LS di kelas atau sekolahnya. dan yang terakhir adalah suka menulis. ketiga inilah syarat guru kreatif yang ada dalam setiap guru yang mengaku kreatif.
Pertanyaannya, bagaimana dengan guru nge-blog?. Pengertian blog itu sendiri adalah : kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. Secara garis besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen(file-file WOrd,PDF,dll), gambar ataupun multimedia.
Dari kedua pengertian ini ada korelasi positif yang menjelaskan guru kreatif =guru nge-blog. Apa buktinya, ada 5 bukti :
1. dengan blog guru kreatif berimajinasi
2. dengan blog guru mahir menulis
3. dengan blog guru berkomunikasi dan memiliki teman dan tautan
4. dengan blog guru bangga akan profesinya
5. dengan blog guru menjadi guru yang berkreasi dalam mengajar.
Kelima alasan diatas sudah mewakili korelasi tersebut, bahwa jika guru nge-blog maka guru tersebut dapat menjadi seorang guru yang kreatif. Guru kreatif dalam dunia maya lebih bermanfaat dibanding guru kreatif dalam dunia konvensional. Mengapa?
1. Kreatifitas konfensional hanya diketahui terbatas pada orang yang menerima informasi kita, tapi guru kreatif via online (dunia maya) akan banyak yang mengetahui kreasi kita dan kita cepat melejit. Contohnya kreatifitas orang yang memvideokan Briptu Norman sedang “Chaiya-chaiya di pos jaga”. Lihat betapa cepatnya Briptu Norman terkenal.
2. Media yang digunakan terus dapat diperbaharui dehingga menarik karena banyak kontens untuk menghias blog, sementara kreatifitas konvensional media cenderung statis dan stagnan dalam perubahan sehingga tampilannya kurang menarik.
Sekarang tinggal paradigma berpikir kita, apa kita mau menjadi guru kreatif dengan blog, atau kreatif dengan media konvensional, atau tidak kreatif sama sekali ( gaya mengajar tradisional dengan ceramah saja). Up tu You Man.

C. Keuntungan menggunakan media Blog sebagai media pembelajaran kreatif

Setelah kita mengetahui, alasan dan korelasi guru kreatif dan guru nge-blog, sekarang apasih keuntungan guru jika menggunakan blog sebagai media pembelajaran?

Keuntungannya sebagai berikut :
1. Kita disegani siswa, karena tulisan ilmiah yang mencenangkan. Benar tidak bapak/ibu sekalian , seorang guru yang jago ICT lebih disegani siswa dibandingkan dengan guru yang gaptek ICT?. perkataan siswa” wiuh bapak hebatnya jago komputer loh. Jika siswa mengakui itu, maka guru akan mudah memberikan materi karena anak sudah segan dengan kelebihan kita. Mereka merasa bangga gurunya jago komputer.
2. Memudahkan kita dalam mengajar. Jika kita sakit, ada tugas sekolah, mengikuti lomba dan menjadi finalis sehingga meninggal siswa, maka siswa dapat belajar mandiri karena kita punya blog atau website. Bagaimana guru hebat Ibu Herfen dari Bontang yang macannya lomba?. Beliau lomba sana sini tapi tetap dapat memperhatikan serta mengajar dengan media blog karena media blog adalan media online yang dapat terhubung meskipun tidak bertatap muka. Subhanallah. Tapi kalau kita tidak punya blog maka kita akan : emninggalkan tugas tetapi siswa malas mengerjakannya karena medianya buku LKS, atau lainnya. lain kalau tugas dengan perangkat ICT tentu lebih diminati siswa.
3. Bisa ikut lomba Blog dan website dan mendapatkan penghargaan.
4. Bisa menjadi narasumber buat rekan-rekan guru bagaimana cara membuat blog dan menghias blog menjadi blog pembelajaran.
5. menjadi guru pembaharu , dan menjadi maskut ACER dalam program guru era baru (GURARU)

D. Jangan ngaku guru kreatif kalau belom nge-blog

kalimat diatas terkesan narsis dan provokatif yaa?. Apapun yang ditafsirkan, tujuan saya menulis ini adalah hasil kompilasi saya yang ternyata belum kreatif karena saya juga belum menjadikan blog sebagai media pembelajaran. Kalaulah kita browsing internet, kita berdecak kagum dengan blog rekan-rekan guru. guru merangkap blogger itu, sangat narsis dengan blognya dan subhanallah banyak sekali yang berkunjung di blog atau websitenya. Sungguh, orang yang kreatif itu dapat mendatangkan manfaat bagi orang lain. Kita mungkin malu kepada mereka yang sudah berlari, sementara kita jalan ditempat. Yaa, jalan ditempat dengan puas dengan tatap muka dengan ceramah, catat buku sampai abis (CBSA) dan latihan LKS. Sadari atau tidak disadari, guru kreatif dengan memiliki blog pembelajaran akan eksis dan berkembang, sementara guru konvensional akan tergilas. Apalagi jika dia tersertifikasi guru, jika gaya mengajarnya seperti itu, maka pemerintah akan pikir-pikir untuk mengucurkan TPP (Tunjangan propesionalisme pengajar) dan mencoretnya dari guru penerima dana sertifikasi. Lebih baik dialihkan guru yang kreatif dengan blognya dari pada memberi tunjangan guru yang malas, jumud, dan stagnant. Waspadalah.
Karena itu jangan ngaku guru kreatif kalau belom nge-blog maksudnya marilah mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil (materi pembelajaran kita) dan mulai dari sekarang. Saya, anda, dan saudara-saudari yang belum kreatif maka semangatlah nge-blog karena membuat blog sangat mudah dan cepat. Silahkan apa pakai wordpress, multiply, blogger, dagdigdug dan lain-lainnya. Berdiskusilah untuk menghiasi blog kita. Selamat menjadi guru kreatif dengan nge-blog. Cerioooo…

E. Penutup
Guru era baru (mengutip ikon ACER bagi guru), adalah guru yang melek internet. Dikatakan melek internet guru telah memiliki alamat email, bisa mengakses internet dan memiliki blog pembelajaran.
Sudah saatnya guru anti gaptek (gagap teknologi). Cukuplah hanya si Aziz yang gagap saja, jangan kita ikut-ikutan gagap. Masa kalah dengan Tukul ” ngak pake internet ya, Ndesooo”. Jangan mau dikatakan ndeso oleh Tukul, kita harus menjadi guru yang kembali ke Blog, kembali mempercantik blog kita untuk memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran. Akhirnya saya berpantun nih:
Pergi ke Bekasi latihan Blog
Jadikan kita guru kreatif
Kalau guru tidak nge-blog
Janganlah ngaku “guru kreatif”

Wass

Referensi :
Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi karangan Wijaya Kusuma PT Index 2011
Kamus praktis Bahasa Indonesia karangan Leonardo D Massam dkk Penerbit : Karya Utama 2000
http://blog.bukukita.com/?nav=helpArtiBlog

Bahar Sungkowo Guru IPS SMP Internat Al-Kausar Sukabumi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s